Hati ini malahan betah menunggu kehadiran akan sosoknya walaupun orang itu sering berpindah hati kesana-sini. Yang bisa kita lakukan hanya melihatnya dari kejauhan, men-stalk sosmednya, caper ketika berada dihadapannnya, bahkan rela melakukan apapun kemauannya walaupun kita mengetahui bahwa kita bukanlah siapa-siapa.
Ada masanya saat kita sangat dekat dengan orang yang kita suka, hari itu bagaikan kita sudah berada didalam surga. Mata saling memandang, lisan saling bicara, telinga saling mendengar, kaki saling melangkah, serasa Tuhan sedang mengabulkan do’a yang selalu kita minta.
Tapi kejadian tersebut tak berlangsung lama, hati ini malah khawatir jika dia tak berada disamping kita. Ingin menyatakan padanya bahwa kita mencintai dirinya, yang ada malah kita takut jika hubungan yang berlangsung lama berakhir begitu saja hanya sebab kita menyatakan perasaan terhadapnya. Akhirnya rasa itupun tetap diam dalam hati dan masih bersarang dipikiran sampai saat ini.
Ayahku pernah berkata padaku bila menghadapi hal itu.
“Nak, jika dirimu pernah mencintai seseorang di masa lalu dan masih terbayang sampai sekarang. Temui/chat dia dan bilang bahwa dirimu dulu pernah mencintainya. Bagaimanapun keadaannya, bagaimanapun jawabannya nanti, bagaimanapun sikapnya setelah ini, setidaknya dirimu lebih tenang sebab perasaanmu yang telah lama dipendam telah tersampaikan.”
Jadi, untuk kalian yang masih belum bisa move on dengan orang yang dulu kita cintai, katakanlah padanya bahwa kau dulu pernah mencintainya tanpa takut semuanya bakal berubah. Gak ada bedanya kok antara saling berhadapan atau cuma sebatas chatan, yang terpenting pesan dari kita bisa tersampaikan. Tak ada salahnya kan memberi tau perasaan yang telah lama kita rasakan kepada orang yang dulu kita suka. Jangan pernah takut akan hubungan yang lepas, komunikasi yang pupus, jalin pertemanan yang putus. Dan enaknya, perasaan yang selama ini menghantui telah hilang pergi dan tak ada beban dalam hati lagi.
0 komentar:
Posting Komentar